Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Langkah-Langkah Manajeman Strategi

 

manajeman strategi perusahaan

Dalam mewujudkan tujuan perusahaan, ada tahapan – tahapan atau langkah – langkah yang harus di tempuh. Hal senada turut diungkapkan Zimmerer & Scarborought (2008), yang menjelaskan bahwa manajemen strategi adalah proses berkelanjutan yang terdiri atas sembilan langkah, yaitu:

1.     Mengembangkan visi yang jelas dan menerjemahkan nya menjadi pernyataan misi yang bermakna.

2.     Menilai kekuatan dan kelemahan perusahaan

3.    Mengamati lingkungan sekitar untuk mengetahui peluang dan ancaman yang di hadapi perusahaan.

4.    Mengidentifikasi daktor – faktor keberhasilan utama perusahaan.

5.    Menganalisis persaingan.

6.     Menyusun saran dan tujuan perusahaan.

7.     Merumuskan opsi – opsi strategis dan memilih strategi yang tepat.

8.    Menerjemahkan rencana strategis kedalam rencana – rencana aksi.

9.    Menentukan pengendalian yang tepat.

Terkait dengan strategi perusahaan yang perlu dilakukan oleh perusahaan untuk dapat unggul dalam menghadapi pesaing menurut Zimmerer & Scarborough (2008), bila usaha ingin berhasil, wirausahawan harus memiliki empat kompetensi, diantaranya.

1.             Fokus pada pasar, bukan pada teknologi.

2.             Buat ramalan pendanaan untuk menghindari tidak terbiayanya perusahaan.

3.             Bangun tim manajemen, bukan menonjolkan perorangan.

4.             Beri peran tertentu, khusus bagi wirausaha penemu.

Selain itu untuk strategi kewirausahaan yang menyangkut kesesuaian kemampuan internal dan aktivitas perusahaan dengan lingkungan eksternal, dimana perusahaan harus bersaing dengan menggunakan keputusan – keputusan strategis. Dalam melakukan strategi usahanya yang perlu dilakukan oleh perusahaan untuk dapat unggul dalam menghadapi pesaing menurut Zimmerer & Scarborough (2008), biasanya wirausahawan memiliki satu dari strategi dari empat strategi.

1.             Berada yang pertama di pasar dengan produk dan jasa yang baru.

2.             Posisikan produk dan jasa baru tersebut pada relung pasar yang tidak terlayani.

3.             Fokuskan barang dan jasa pada relung yang kecil tetapi bisa bertahan.

4.             Mengubah karakteristik produk, pasar atau industri.

Pilihan strategi berikutnya, yaitu perubahan karakteristik produk, pasar atau industri yang berbasis pada inovasi. Strategi ini  dilakukan dengan mengubah  produk dan jasa yang sudah ada, misalnya mengubah manfaat, nilai, dan karakteristik ekonomi lainnya. Strategi ini menciptakan inovasi dengan salah satu cara berikut. ( Zimmerer & Scarborough, 2008).

1.             Menciptakan manfaat.

2.             Meningkatakan nilai inovasi.

3.             Beradaptasi dengan lingkungan sosial ekonomi pelanggan.

4.             Menyajikan apa yang dianggap bernilai oleh pelanggan.

Sumber: BMP ADBI4440/Modul3